
Semarang – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Pesantren Ihsanul Fikri Magelang di panggung pendidikan internasional. Institusi pendidikan Islam terkemuka ini secara resmi ditetapkan sebagai Silver Pearson GSE Partner, sebuah pengakuan bergengsi yang diberikan langsung oleh Presiden Direktur Pearson Asia, Mike Mayor.
Penetapan ini menempatkan Pesantren Ihsanul Fikri Magelang sebagai salah satu dari sedikit institusi pendidikan di Indonesia yang diakui memiliki komitmen tinggi dalam penerapan standar global untuk pengajaran dan penilaian kemahiran Bahasa Inggris.
Status “Silver Pearson GSE Partner” bukanlah sekadar gelar, melainkan sebuah validasi bahwa sistem pembelajaran Bahasa Inggris di Pesantren Ihsanul Fikri Magelang telah selaras dengan kerangka acuan Global Scale of English (GSE). GSE adalah standar pengukuran kemahiran Bahasa Inggris yang diakui secara mendunia, memastikan para santri mendapatkan pendidikan bahasa yang terukur, efektif, dan relevan dengan kebutuhan global.
Dalam sambutannya secara simbolis, Mike Mayor selaku Presiden Direktur Pearson Asia mengapresiasi dedikasi dan visi Pesantren Ihsanul Fikri Magelang dalam meningkatkan mutu pendidikan. “Kami mengakui upaya luar biasa yang telah dilakukan oleh Ihsanul Fikri dalam mengintegrasikan standar internasional ke dalam kurikulum mereka. Ini adalah langkah penting untuk mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat global,” ujar Mike Mayor.
Pencapaian ini menegaskan posisi Pesantren Ihsanul Fikri Magelang sebagai lembaga pendidikan modern yang tidak hanya fokus pada ilmu agama dan karakter, tetapi juga pada penguasaan kompetensi global seperti Bahasa Inggris. Bagi para santri, ini berarti kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan studi ke luar negeri dan berkarier di panggung internasional.
Dengan adanya pengakuan ini, Pesantren Ihsanul Fikri Magelang semakin mantap melangkah sebagai pesantren unggulan yang mencetak generasi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia dan berwawasan dunia.
